Sabtu, 15 Oktober 2016

Pengantar ilmu Pendidikan

TUGAS KELOMPOK PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN PENDIDIK


Disusun Oleh   :
1.    Pendi Kurniawan                 (132120042)
2.    Istikomah                              (132120043)
3.    Ria Ratna Dewi          (132120044)
4.    Dwi Kurniasih                       (132120046)
5.    Puput Mutia                          (132120047)
6.    Indah Nur Fitri            (132120229)

                                                                


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
TAHUN AKADEMIK 2013/2014
DAFTAR ISI

Halaman judul........................................................................................................................ 1                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              1
Daftar isi.................................................................................................................................            2
Pendahuluan......................................................................................................................................3

1.1  Latar Belakang..........................................................................................................     3
1.2   Rumusan masalah.....................................................................................................    4
1.3   Tujuan Permasalahan................................................................................................    4
Pembahasan
a.       Pengertian Pendidik..................................................................................................     5
b.      Tenaga Kependidikan...............................................................................................     5
c.       Pasal-pasal yang Terkait dengan Pendidik...............................................................     6
d.      Fungsi dan Tujuan dari Pendidik..............................................................................     7
e.       Media dan Sarana Prasarana.....................................................................................     7
f.        Tugas Tenaga Pendidik...........................................................................................      8
g.       Pendidik Menurut Kacamata Islam.........................................................................     9
Penutup
a.       Kesimpulan..............................................................................................................     13
b.      Saran........................................................................................................................     13
Daftar Pustaka...................................................................................................................     14




PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Yang pertama kali tersirat di pikiran kita ketika mendengar kata pendidik adalah Guru atau Dosen atau seseorang yang mengajarkan ilmu  pendidikan dan pengetahuan.Namun tahukah kamu?Bahwa pendidik yang paling krusial dan tulus menjadi pengajar sepenuh hati ternyata sudah ada sejak pertama kali kita melangkahkan kaki di dunia, dan juga selalu menemani dalam kehidupan kita sehari-hari.Siapakah dia?Dia adalah orang tua kita yang telah sangat berjasa, terutama Ibu.
Pendidik mempunyai peranan penting dalam kesejahteraan umat manusia.Tanpa pendidik kita tidak akan tahu tentang apapun. Dengan adanya pendidik kita diajarkan berbicara, membaca, menulis dan lain-lain yang itu semua dapat menjadikan jendela pikiran kita terbuka lebar, sehingga ilmu dan pengetahuan baru dapat masuk   kedalam memori otak kita.
Untuk menjadi  pendidik   tidaklah sulit.Semua orang  bisa menjadi pendidik.Sebagai contoh sederhana misalnya :seorang kakak yang mengajari adiknya membaca. Apalagi didukung dengan pesatnya perkembangan pendidikan di jaman sekarang, sebagai contoh adalah media pembelajaran via internet atau e-learning,dll. Yang itu semua dapat memudahkan seorang pendidik dalam proses pengaliran ilmu-ilmunya dan menjadikan belajar menjadi kian efektif dam menarik untuk diikuti.
Lingkup pendidikan bagi pendidik sangatlah luas dan universal.Karena didalamya mencakup seluruh aspek kebutuhan manusia.Semisal pendidikan karakter, pendidikan formalis, pendidikan moral, dan lain-lain.Dan juga pendidik  itu  tidak terbatas,dengan kata lain bisa ditemukan  dimanasaja dan  kapan saja. Seperti missal jika kita ingin pendidikan yang berupa moral dan  pembentukan personality, maka kita bisa mendapatkannya dirumah. Sedangkan jika kita ingin pendidikan yang bersifat formalis, makakita bisa mendapatkannya di sekolah ataupun perguruan tinggi.
Nah sebagai apresiasinya maka semestinyalah kita menghargai dan menerapkan ilmu-ilmu yang telah  diberikan oleh para pengabdi atau pendidik tentunya dengan berlandaskan  kebaikandan sikap yang positif.Tapi  tak kenal   maka tak sayang.Oleh karena itu kami disini ingin mencoba mengulas lebih dalam tentang siapa itu pendidik?Dan segala hal yang berkaitan dengan pendidik dan dunia pendidikan.Semoga bermanfaat.

1.2  Rumusan Masalah

1.      Apa pengertian dari “Pendidik”?
2.      Siapa sajakah yang bisa disebut sebagai  tenaga pendidik?
3.      Bagaimana pandangan tokoh-tokoh terkemuka tentang  pendidik?
4.      Apakah fungsi atau tujuan dari pendidik?
5.      Apa saja media atau sarana prasarana yng dibutuhkan dan digunakan oleh seorang pendidik?
6.      Apa saja tugas tenaga pendidik ?
7.      Bagaimana pendidik menurut pandangan kaca mata islam?
1.3 Tujuan  Permasalahan
1.Memahami pengertian pendidik
2.Mengetahui peranan penting dari seorang pendidik
3.Mengetahui fungsi dan kinerja seorang pendidik
4.Memahami pengaruh apa saja yang diberikan seorang pendidik
5.Mengetahui lebih  dalam tentang seorang pendidik
6.Mngetahui pendidik  menurut kaca mata islam









PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN PENDIDIK
Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran,melakukan pembimbingan dan pelatihan,serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama bagi pendidik dan perguruan tinggi.
Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. (UU No.20 THN 2003, PSL 39 (2)).
B.TENAGA KEPENDIDIKAN
• Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. (UU No. 20  Ketentuan umum) tahun 2003 psl 1, BAB 
• Merupakan tenaga yang bertugas merencanakan dan melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan.
(UU No.20 THN 2003, PSL 39 (1)).
PENDIDIK
• TENAGA PROFESIONAL
• MERENCANAKAN PEMBELAJARAN.
• MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN.
• MENILAI HASIL PEMBELAJARAN.
• MEMBIMBING
• MELATIH
• MENILITI
• MENGABDI KEPADA MASYARAKAT.
Seperti:
@ GURU
@ DOSEN
@ TUTOR
@ INSTRUKTUR
@ PAMOMG BELAJAR
@ KONSELOR
@ WIDYAISWARA
@ FASILITATOR
@ PENGUJI
@Dan lain-lain
C.PASAL-PASAL YANG TERKAIT DENGAN PENDIDIK
Dalam PP NO.19 tahun 2005 tentang standar pendidik dan tenaga kependidikan pasal 28 ayat 2, dijelaskan bahwa pendidik harus sesuai dengan ijazah dan sertivikat keahlian yang relevan dengan perundang-undangan yang berlaku.
UU RI no.14 Tahun 2005 pasal 8 ayat dijelaskan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi yang salah satu diantaranya kompetensi , dan diperjelas dalam pasal 10 ayat 1 yang berbunyi “ kompetensi guru sebagai mana dalam pasal 8 meliputi kopetensi pedagogic, kepribadian, social dan professional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.






D.FUNGSI DAN TUJUAN DARI PENDIDIK
1.Jasa pendidik sangatlah besar dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan peserta didik sehingga bisa dikatakan pendidik mempunyai peranan penting.
2.Menjadi tokoh panutan bagi peserta didik.Sehinggan pendidik harus memiliki standar kualitas,tanggung jawab mandiri,disiplin dan wibawa.
3.Berperan  sebagai pembimbing baik fisik maupun mental pesera didik.
4.Sebagai teladan dalam hal kepribadian .
5.Sebagai pendorong kreatifitas.
6.Sebagai motivator peserta didik.
7.Sebagai sumber utama dalam mencari ilmu.

E.MEDIA DAN SARANA PRASARANA
- Tenaga Pendidik
- Siswa atau peserta didik
- Materi atau ilmu yang akan disampaikan
- Lokasi
-Peralatan atau perlengkapan yang digunakan selama proses pembelajaran dan
- Peralatan yang menunjang kesuksesan pembelajaran  lainnya.Misalnya : INTERNET, laboratorium,Komputer dan lain-lain.



F.TUGAS TENAGA PENDIDIK
1.Tugas utama pendidik adalah membimbing, mengajar ,mendidik ,mengarahkan ,melatih,menilai,dan mengevaluasi.
2.Membimbing peserta didik menjadi pribadi yang  lebih berkarakter baik secara moral maupun intelektual.
3.Memberikan pengajaran  terhadap peserta didik.
4.Meneruskan atau transmisi ilmu pengetahuan ketrampilan dan lainya yang belum dan seharusnya diketahui oleh peserta didik.
5.Membantu peserta didik agar dapat memenuhi tugas-tugas  utama manusia dengan baik.
6.Mengemban dan melaksanakan apa-apa yang telah digariskan oleh bangsa dan Negara lewat UUD 1945 dan GBHN.











G.PENDIDIK MENURUT  PANDANGAN  KACA  MATA  ISLAM

1. Bunyi hadist yang berkaitan dengan rasulullah SAW sebagai PENDIDIK,
عَنْعَبْدِاللَّهِبْنِعَمْرٍو:أَنَّرَسُولَاللَّهِ -صلىاللهعليهوسلم- مَرَّبِمَجْلِسَيْنِفِىمَسْجِدِهِفَقَالَ :«كِلاَهُمَاعَلَىخَيْرٍوَأَحَدُهُمَاأَفْضَلُمِنْصَاحِبِهِ،أَمَّاهَؤُلاَءِفَيَدْعُونَاللَّهَوَيُرَغِّبُونَإِلَيْهِفَإِنْشَاءَأَعْطَاهُمْوَإِنْشَاءَمَنَعَهُمْ،وَأَمَّاهَؤُلاَءِفَيَتَعَلَّمُونَالْفِقْهَوَالْعِلْمَوَيُعَلِّمُونَالْجَاهِلَفَهُمْأَفْضَلُ،وَإِنَّمَابُعِثْتُمُعَلِّماً»قَالَ : ثُمَّجَلَسَفِيهِمْ.رواهالدارمى
Artinya:
“Bahwasanya Abdullah bin Amru bin al-‘Ash r.a. berkata, “Pada suatu hari Rasulullah keluar dari salah satu kamar beliau untuk menuju masjid. Dalam masjid tersebut, beliau mendapati dua kelompok sahabat. Kelompok pertama adalah golongan orang yang sedang membaca Alquran dan berdoa kepada Allah s.w.t..Sedangkan kelompok kedua adalah golongan orang yang sedang sibuk mempelajari dan mengajarkan ilmu pengetatahuan. Nabi s.a.w. kemudian bersabda: ‘Masing-masing kelompok sama-sama berada dalam kebaikan. Terhadap yang sedang membaca Alquran dan berdoa kepada Allah, maka Allah akan mengabulkan doa mereka jika ia menghendaki, begitupun sebaliknya, doa mereka tidakakan diterima oleh Allah jika ia tidak berkenan mengabulkan doa tersebut. Adapun terhadap golongan yang belajar-mengajar, mereka sedang mempelajari ilmu dan mengajar orang yang belum tahu.Mereka lebih utama.Maka (ketahuilah) sesungguhnya aku ini diutus untuk menjadi seorang pengajar (guru). Kemudian Rasul saw. ikut bergabung bersama mereka.”.
Pendidik dalam pendidikan islam ada beberapa macam:
a) Allah SWT
Allah sebagai pendidik dapat dipahami dalam firman-firman nya yang diturunkannya kepada Nabi Muhammad SAW.
b) Nabi Muhammad SAW
Nabi sendiri mangidentifikasikan dirinya sebagai muallim. Nabi sebagai penerima wahyu al-quran yang bertugas menyampaikan petunjuk-petunjuk kepada seluruh umat islam kemudian dilanjutkan dengan mengajarkan kepada manusia ajaran-ajaran tersebut.
c) Orang Tua
Pendidik dalam lingkungan keluarga adalah orang tua, hal ini disebabkan karena secara alami anak-anak pada masa awal kehidupannya berada di tengah-tengah orang tua dari mereka lah anak mulai menganal pendidikan nya.
d) Guru
Guru merupakan pendidik di persekolahan


Kedudukan pendidik
a. Sebagai Orang Tua
عَنْأَبِيهُرَيْرَةَقَالَقَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَإِنَّمَاأَنَالَكُمْبِمَنْزِلَةِالْوَالِدِأُعَلِّمُكُمْفَإِذَاأَتَىأَحَدُكُمْالْغَائِطَفَلاَيَسْتَقْبِلْالْقِبْلَةَوَلاَيَسْتَدْبِرْهَاوَلاَيَسْتَطِبْبِيَمِينِهِوَكَانَيَأْمُرُبِثَلاَثَةِأَحْجَارٍوَيَنْهَىعَنْالرَّوْثِوَالرِّمَّةِ. رواهأبوداود
Artinya: “
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya saya menempati posisi orang tuamu. Aku akan mengajarmu. Apabila salah seorang kamu mau buang hajat, maka janganlah ia menghadap atau mebelakangi kiblat, janganlah ia beristinjak (membersihkan dubur sesudah buang air) dengan tangan kanan. Beliau menyuruh beristinjak (kalau tidak dengan air), dengan tiga batu dan melarang beristinjak dengan kotoran (najis) dan tulang.”
b. Sebagai Pewaris Nabi
Sehubungan dengan kedudukan ini, Nabi SAW. bersabda:
عنأبىدردائقالسَمِعْتُرَسُولَاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَيَقُولُمَنْسَلَكَطَرِيقًايَبْتَغِيفِيهِعِلْمًاسَلَكَاللَّهُبِهِطَرِيقًاإِلَىالْجَنَّةِوَإِنَّالْمَلَائِكَةَلَتَضَعُأَجْنِحَتَهَارِضَاءًلِطَالِبِالْعِلْمِوَإِنَّالْعَالِمَلَيَسْتَغْفِرُلَهُمَنْفِيالسَّمَوَاتِوَمَنْفِيالْأَرْضِحَتَّىالْحِيتَانُفِيالْمَاءِوَفَضْلُالْعَالِمِعَلَىالْعَابِدِكَفَضْلِالْقَمَرِعَلَىسَائِرِالْكَوَاكِبِإِنَّالْعُلَمَاءَوَرَثَةُالْأَنْبِيَاءِإِنَّالْأَنْبِيَاءَلَمْيُوَرِّثُوادِينَارًاوَلَادِرْهَمًاإِنَّمَاوَرَّثُواالْعِلْمَفَمَنْأَخَذَبِهِأَخَذَبِحَظٍّوَافِرٍ. رواهالترمذىوأحمدوالبيهقىوأبوداودوالدارمى
Artinya: “
Abu Dada’ berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang menempuh jalan mencari  ilmu, akan dimudahkan Allah jalan untuknya ke sorga. Seungguhnya Malaikatmenghamparkan sayapnya karena senang kepada pencari ilm.Sesungguhnya pencari ilmu dimintakan ampun oleh orang yang ada di langitdan bumi, bahkan ikan yang ada dalam air.Keutamaan orang berilmu dari orang yang beribadah adalah bagaikan kelebihan bulan malam purnama dari semua bintang.Sesungguhnya ulama adalah pewaris Nabi.Nabi tidak mewariskan emas dan perak, tetapi ilmu.Siapa yang mencari ilmu hendaklah ia cari sebanyak-banyaknya”.
Keutamaan pendidik
1. Bunyi hadist
a. Terbebas dari Kutukan Allah
Sehubungan dengan ini terdapat hadis sebagai berikut:
عنأبىهُرَيْرَةَيَقُولُسَمِعْتُرَسُولَاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَيَقُولُأَلاَإِنَّالدُّنْيَامَلْعُونَةٌمَلْعُونٌمَافِيهَاإِلاَّذِكْرُاللَّهِوَمَاوَالاَهُوَعَالِمٌأَوْمُتَعَلِّمٌ. رواهالترمذى
Artinya:
“Abu Hurairah meriwayatkan  bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda: “Ketahuilah ! bahwa sesungguhnya dunia dan segala isinya terkutuk kecuali zikir kepada Allah dan apa yang terlibat dengannya, orang yang tahu (guru) atau orang yang belajar.”
b. Didoakan oleh Penduduk Bumi
عَنْأَبِيأُمَامَةَالْبَاهِلِيِّقَالَذُكِرَلِرَسُولِاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَرَجُلاَنِأَحَدُهُمَاعَابِدٌوَالاَخَرُعَالِمٌفَقَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَفَضْلُالْعَالِمِعَلَىالْعَابِدِكَفَضْلِيعَلَىأَدْنَاكُمْثُمَّقَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَإِنَّاللَّهَوَمَلاَئِكَتَهُوَأَهْلَالسَّمَوَاتِوَالْأَرَضِينَحَتَّىالنَّمْلَةَفِيجُحْرِهَاوَحَتَّىالْحُوتَلَيُصَلُّونَعَلَىمُعَلِّمِالنَّاسِالْخَيْرَ. رواهالترمذى
Artinya:
“Abu Umamah al-Bahiliy berkata: diceritakan kepada Rasulullah saw. dua orang laki-laki, yang satu 'abid (orang yang banyak beribadah) dan yang satu lagi 'alim (orang yang banyak ilmu). Maka Rasulullah saw. bersabda: kelebihan seorang alim daripada orang yang beribadah adalah  bagaikan kelebihanku daripada seorang kamu yang paling rendah. Kemudian Rasulullah saw. berkata (lagi): Sesungguhnya Allah, malaikat-Nya, penduduk langit dan bumi sampai semut yang berada dalam sarangnya serta ikan berselawat (memohon rahmat) untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia (pendidik, guru).”


c. Mendapat Pahala Berkelanjutan
Sehubungan dengan keutamaan ini ditemukan hadis sebagai berikut:
عَنْأَبِيهُرَيْرَةَأَنَّرَسُولَاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَقَالَإِذَامَاتَالاِنْسَانُانْقَطَعَعَمَلُهُإِلاَّمِنْثَلاَثَةٍمِنْصَدَقَةٍجَارِيَةٍوَعِلْمٍيُنْتَفَعُبِهِوَوَلَدٍصَالِحٍيَدْعُولَهُ. رواهمسلموأحمدالنسائيوالترمذىوالبيهقى
Artinya:
“Abu Hurairah meriwatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Apabila manusia telah meninggal dunia terputuslah amalannya kecuali tiga hal, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakannya”.

















PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kita dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu:
1. Muhammad SAW, selain sebagai Rasulullah, beliau juga menyatakan bahwa dirinya adalah  sebagai guru bagi umatnya. Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa umat harus menerima pelajaran-pelajaran yang diberikannya dalam berbagai hal kehidupannya
2. Pendidik adalah orang yang memiliki tanggungjawab untuk mendidik. Sementara secara khusus,pendidik adalah orang-orang yang bertanggungjawab terhadap perkembangan peserta didik dengan mengupayakan perkembangan seluruh potensi peserta didik, baik potensi afektif, kognitif, dan juga psikomotorik.
3. Jika kita melihat hadist-hadist sebelumnya kita dapat mengetahui bahwa Firman Allah dan sabda rasul telah menggabarkan tingginya kedudukan orang yang mempunyai ilmu pengetahuan. Hal ini berasalan bahwa dengan pengetahuan dapat mengantarkan manusia untuk selalu berfikir dan menganalisa hakikat semua fenomena yang ada pada alam.Sehingga mampu membawa manusia semakin dekat dengan Allah.Dengan kemampuan yang ada pada manusia terlahir teori-teori untuk kemaslahatan manusia.
4. Keutamaan dan tingginya kedudukan guru dalam islam merupakan realisasi ajaran islam dan ilmu pengetahuan itu sendiri, islam memuliakan pengetahuan, sedangkan pengetahuan itu didapat dari belajar dan mengajar, maka sudah pasti agama islam sangat memuliakan seorang pendidik.

B.     Saran
Semoga dengan dibuatnya makalah ini dapat menambah wawasan kita tentang pendidik.Dan lebih mengharagai lagi terhadap pengabdian pendidik dengan cara menerapkan ilmu-ilmunya dalam hal yang positif,sekian  dan sukses untuk para pendidik.

DAFTAR PUSTAKA
Gaston Mialaret .1993 .Hak Anak-Anak Untuk Memperoleh Pendidikan.Balai Pustaka,Jakarta
Hasbunallah. DASAR-DASAR ILMU PENDIDIKAN. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta. 2003